Pilang Raya — MAN 1 Kota Cirebon menggelar kegiatan keputrian bagi siswi kelas 10 dengan materi tata krama terhadap orang tua dan guru. Kegiatan berlangsung di Aula MAN 1 Kota Cirebon, Jumat (25/9/2026), sebagai bagian dari pembinaan karakter dan penguatan nilai-nilai keagamaan peserta didik.

Kegiatan tersebut menghadirkan Euis Kurnianingsih sebagai pemateri. Dalam penyampaiannya, Euis membahas pentingnya tata krama dalam kehidupan sehari-hari, khususnya sikap hormat, sopan santun, serta cara berkomunikasi yang baik kepada orang tua dan guru.
Materi tersebut diberikan untuk membekali para siswi agar memahami bahwa menghormati orang tua dan guru tidak hanya diwujudkan melalui ucapan, tetapi juga melalui sikap dan perilaku. Nilai-nilai kesopanan diharapkan dapat diterapkan oleh peserta didik baik di lingkungan keluarga, madrasah, maupun masyarakat.
Kegiatan keputrian merupakan agenda rutin MAN 1 Kota Cirebon yang diikuti oleh para siswi secara bergantian setiap pekan. Peserta kegiatan dijadwalkan secara bergilir antara siswi kelas 10, 11, dan 12. Pada pekan ini, giliran mengikuti kegiatan diberikan kepada siswi kelas 10, sementara siswa laki-laki mempersiapkan diri untuk melaksanakan salat Jumat.
Kepala MAN 1 Kota Cirebon, Jejeng Kurnia, mengatakan bahwa pembinaan karakter dan akhlak merupakan bagian penting dari pendidikan di madrasah.
“Pendidikan tidak hanya tentang pencapaian akademik, tetapi juga tentang membentuk akhlak dan karakter peserta didik. Tata krama kepada orang tua dan guru merupakan nilai penting yang harus dibiasakan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Ia menambahkan, pembiasaan sikap santun dan menghormati orang lain perlu dilakukan secara konsisten agar menjadi bagian dari karakter peserta didik. Menurutnya, nilai-nilai tersebut sejalan dengan upaya madrasah dalam membentuk generasi yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki akhlak mulia.
MAN 1 Kota Cirebon berkomitmen terus memberikan ruang pembinaan bagi para siswi untuk memperkuat pemahaman keagamaan sekaligus membangun karakter. Materi yang disampaikan diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga nilai kesopanan, penghormatan, dan akhlak mulia menjadi bagian dari kebiasaan peserta didik.





