Pilang Raya — Pelaksanaan Praktik Pengalaman Lapangan (PLP) mahasiswa Jurusan Sejarah Peradaban Islam (SPI) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon (UIN SSC) di MAN 1 Kota Cirebon resmi berakhir. Penutupan sekaligus penjemputan mahasiswa PLP dilaksanakan pada Rabu, 30 September 2026, di Auditorium MAN 1 Kota Cirebon.

Para mahasiswa telah melaksanakan PLP selama satu bulan, terhitung sejak 1 September hingga 30 September 2026. Selama berada di MAN 1 Kota Cirebon, mahasiswa tidak hanya mengikuti proses pembelajaran di lingkungan madrasah, tetapi juga turut berkontribusi dalam berbagai kegiatan.
Dalam kegiatan pembelajaran, mahasiswa PLP membantu guru dalam proses mengajar serta berinteraksi secara langsung dengan siswa. Di luar kegiatan di kelas, mereka juga mengikuti berbagai kegiatan madrasah, termasuk kegiatan TT-CT dan sejumlah agenda yang melibatkan siswa di luar lingkungan kelas.
Salah satu kontribusi lainnya adalah membuat proyek pohon literasi di beberapa kelas. Proyek tersebut menjadi salah satu bentuk kreativitas mahasiswa dalam mendukung budaya literasi sekaligus menciptakan suasana kelas yang lebih edukatif dan menarik bagi siswa.
Mahasiswa juga turut mendukung berbagai kebutuhan madrasah, seperti membuat desain banner sekaligus membantu menyosialisasikan penggunaan seragam siswa. Selain itu, mereka ikut mendampingi berbagai kegiatan MAN 1 Kota Cirebon, baik yang berlangsung di lingkungan madrasah maupun kegiatan di luar sekolah yang melibatkan siswa.
Kepala MAN 1 Kota Cirebon, Jejeng Kurnia, menyampaikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa selama menjalani PLP.
“Terima kasih dan apresiasi kami sampaikan kepada mahasiswa PLP yang selama dua bulan telah menjadi bagian dari keluarga besar MAN 1 Kota Cirebon. Kehadiran mereka tidak hanya membantu dalam proses pembelajaran di kelas, tetapi juga turut berkontribusi dalam berbagai kegiatan madrasah, baik kegiatan di dalam maupun di luar kelas,” ujarnya.
Menurutnya, keterlibatan mahasiswa dalam berbagai aktivitas madrasah memberikan pengalaman nyata bagi mahasiswa sekaligus membantu madrasah dalam menjalankan sejumlah kegiatan.
“Mahasiswa mendapatkan pengalaman bagaimana berinteraksi dengan siswa, bekerja sama dengan guru, mendampingi kegiatan, hingga menuangkan kreativitas melalui berbagai program seperti proyek pohon literasi. Hal-hal seperti ini menjadi pengalaman penting yang tidak selalu didapatkan hanya melalui pembelajaran di bangku kuliah,” lanjutnya.
Jejeng berharap pengalaman selama melaksanakan PLP dapat menjadi bekal bagi mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi dan mempersiapkan diri menghadapi dunia profesional.
“Semoga seluruh pengalaman selama berada di MAN 1 Kota Cirebon dapat menjadi bekal yang bermanfaat. Kami juga berharap silaturahmi dan kerja sama antara MAN 1 Kota Cirebon dengan UIN SSC dapat terus terjalin dengan baik,” pungkasnya.
Penutupan dan penjemputan mahasiswa PLP menjadi penanda berakhirnya rangkaian kegiatan selama dua bulan di MAN 1 Kota Cirebon. Berbagai keterlibatan mahasiswa, mulai dari membantu pembelajaran, mengikuti kegiatan TT-CT, mendampingi siswa, hingga membuat proyek pohon literasi, menjadi bagian dari pengalaman yang diharapkan dapat memberikan manfaat bagi mahasiswa maupun madrasah.





