Pilang Raya — Lima peserta didik MAN 1 Kota Cirebon berhasil menorehkan prestasi dalam Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) 2026 Tingkat Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon. Prestasi tersebut diraih pada sejumlah cabang perlombaan yang berlangsung di Halaman Kantor Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon, Kamis (17/9/2026).

Kelima siswa berhasil meraih juara dalam cabang MTQ Remaja, Musabaqah Fahmil Qur’an (MFQ), dan Musabaqah Syarhil Qur’an (MSQ). Capaian tersebut menjadi bagian dari prestasi peserta didik MAN 1 Kota Cirebon di bidang keagamaan sekaligus menunjukkan potensi siswa dalam memahami dan menyampaikan nilai-nilai Al-Qur’an.
Adapun siswa yang berhasil meraih prestasi tersebut adalah Muhammad Faiz (XII-A) yang meraih Juara 1 MFQ Putra. Selanjutnya, M. Dzakir Husein (XII-F) meraih Juara 2 MTQ Remaja Putra, sedangkan Halimah Az Zahra (XII-C) meraih Juara 2 MTQ Remaja Putri.
Sementara itu, Fakhir Muhammad (X-G) dan Muhammad Rafli R. (X-K) masing-masing berhasil meraih Juara 2 MSQ Putra.
Kepala MAN 1 Kota Cirebon, Jejeng Kurnia, mengapresiasi capaian yang diraih para peserta didiknya. Menurutnya, prestasi tersebut menjadi hasil dari semangat belajar dan latihan yang dilakukan siswa, sekaligus menjadi motivasi untuk terus mengembangkan potensi di bidang keagamaan.
“Kami mengapresiasi prestasi yang diraih anak-anak dalam MTQ Tingkat Kecamatan Kejaksan. Prestasi ini menjadi bukti bahwa siswa MAN 1 Kota Cirebon memiliki potensi yang baik, tidak hanya dalam bidang akademik, tetapi juga dalam bidang keagamaan,” ujarnya.
Ia berharap capaian tersebut tidak berhenti pada prestasi dalam perlombaan, tetapi juga dapat mendorong siswa untuk semakin mencintai, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
“Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus belajar dan berprestasi. Yang lebih penting, kemampuan dalam bidang Al-Qur’an dapat diwujudkan dalam akhlak dan perilaku sehari-hari,” tambahnya.
Prestasi lima siswa tersebut menjadi tambahan capaian positif bagi MAN 1 Kota Cirebon. Madrasah terus mendorong peserta didik untuk mengembangkan potensi di berbagai bidang, termasuk bidang keagamaan, sebagai bagian dari upaya mewujudkan generasi yang berprestasi dan berakhlak mulia.





